Hari Pertama Pelatihan Membatik di Balai Desa Ngujung, Ibu-Ibu Antusias Belajar Batik Cetak dan Batik Tulis
Ngujung, 6 Mei 2026 — Kegiatan pelatihan membatik bagi ibu-ibu Desa Ngujung resmi dimulai pada Rabu (6/5/2026) di Balai Desa Ngujung. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 6 hingga 8 Mei 2026 ini mendapat sambutan antusias dari para peserta yang ingin mengembangkan keterampilan di bidang seni batik.
Kegiatan ini didanai melalui Anggaran Dana Desa Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan. Peserta pelatihan merupakan ibu-ibu Desa Ngujung yang memiliki minat dalam membatik, baik untuk kegiatan produktif maupun sebagai peluang usaha rumahan.
Pada hari pertama, peserta diperkenalkan dengan dua teknik membatik, yaitu batik cetak dan batik tulis. Dalam sesi batik cetak, peserta belajar membuat motif menggunakan media cap dan pewarnaan sederhana agar menghasilkan pola yang menarik dan rapi. Sementara pada pelatihan batik tulis, peserta mulai dikenalkan dengan alat dan bahan membatik seperti canting, malam, serta kain mori.
Instruktur pelatihan juga memberikan penjelasan mengenai dasar-dasar membatik, mulai dari proses menggambar motif, teknik pencantingan, hingga tahapan pewarnaan dan finishing. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi dan mencoba langsung teknik membatik yang diajarkan.
Kepala Desa Ngujung menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat, khususnya ibu-ibu desa, sehingga nantinya mampu menghasilkan karya batik secara mandiri dan bernilai ekonomi. Selain untuk menambah keterampilan, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya melestarikan budaya batik sebagai warisan budaya Indonesia.
Melalui pelatihan ini, pemerintah desa berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk membuka peluang usaha baru dan membantu meningkatkan perekonomian keluarga.